Mei 25, 2020
Image result for Investasi Properti

Trik dan Tips Investasi Properti

Investasi menjadi salah satu hal populer sering dilakukan masyarakat selain berbisnis. Salah satunya mendapatkan keuntungan yang menggiurkan dengan investasi properti. Umumnya properti berupa rumah, apartemen, dan tanah, dan dikategorikan sebagai aspek terpenting dalam kehidupan. Apalagi melihat kebutuhan ‘papan’ masyarakat yang tinggi. Tanah memang tersebar dimana-mana, tetapi hampir semua berstatus kepemilikan perorangan. Mau investasi properti yang menguntungkan atau tanpa modal? Simak uraian berikut ini.

Jenis-jenis Investasi Properti

Pembangunan perumahan dan gedung apartement di Indonesia semakin berkembang pesat. Rupanya investasi tidak hanya sebatas bangunan untuk hunian saja. Coba kenali jenis-jenis properti berikut ini, menjadi andalan investasi karena keuntungan sangat menjanjikan.

1. Properti Kantor

Image result for Investasi Properti Kantor

Properti kantor merupakan hal yang wajib ada guna melengkapi gedung perkantoran. Selain itu, membantu operasional perusahaan berjalan lancar. Disinyalir mendatangkan keuntungan besar dibanding properti lainnya. Banyak pengusaha mencari kantor dengan lokasi strategis yakni dekat pusat bisnis dan fasilitas umum.

Pertumbuhan bisnis di Indonesia semakin berkembang, sehingga permintaan akan ruangan kantor meningkat. Keberadaan ruangan kantor digunakan sebagai fungsi administrasi, operasional, keuangan, dan lainnya. Jadi, banyak pengembang membangun ruangan perkantoran menjadi gedung pencakar langit yang tinggi. Tujuannya agar ruangan didalam gedung tersebut laku disewakan.

2. Properti Ritel dan Perdagangan

Image result for properti ritel dan perdagangan

Properti bidang ritel dan perdagangan juga banyak diminati. Misalnya mall, pusat perbelanjaan, dan ruko yang letaknya strategis. Peningkatan permintaan tersebut merupakan pengaruh dari jumlah penduduk, pertumbuhan penduduk, dan pendapatan penduduk.

Terkhususnya bagi negara berkembang seperti Indonesia, properti ini memiliki kinerja terbaik. Hal ini terbukti dengan pertumbuhan penjualan ritel selalu mengalami peningkatan. Selain itu, ketika dikembalikan properti tersebut nilainya tetap stabil. Menyoal sewa-menyewa dapat dilakukan untuk jangka waktu panjang.

3. Properti Industri atau Manufaktur

Image result for properti industri dan manufaktur

Tidak jarang pula orang berinvestasi pada sektor industri atau manufaktur. Alasan investasi tersebut banyak dipilih karena biaya operasional diperlukan relatif rendah. Bentuk investasi properti antara lain pergudangan, tempat pengembangan usaha, pendistribusian, pusat penelitian dan manufaktur. Perhatikan pula hal-hal berikut yang mendukung kesuksesan industri, seperti lokasi industri, kemampuan memuat barang, dan ketinggian langit-langit.

4. Properti Hunian

Image result for properti hunian

Terakhir investasi paling disenangi yakni properti untuk hunian. Misalnya, rumah, apartement, kos-kosan, dan real estate. Intinya, semua hunian untuk keluarga menghasilkan profit paling stabil dan minim resiko. Sebab, semua orang memerlukan rumah sebagai tempat berteduh dan tinggal.

Properti hunian selalu menunjukkan target pasar normal. Properti hunian tidak melulu diperjual-belikan, tetapi dapat disewakan kepada orang lain. Anda juga dapat memperoleh properti hunian melalui pengembang atau agen maupun sales.

Tips Investasi Properti Yang Menguntungkan

Image result for Investasi

Ketika melakukan investasi tidak secara otomatis memperoleh keuntungan. Perlu adanya strategi khusus agar hasil maksimal seperti uraian dibawah ini.

1. Pengembang Baik

Ingat, ketika pertama kali mencari properti pilihlah developer atau pengembang yang baik. Anda dapat melihat latar belakang dan track-record apa saja yang sudah developer tersebut lakukan. Terlihat dari proyek-proyek apa yang sudah diselesaikan, sumber daya manusia berkualitas, dan perhatikan tingkat margin errornya rendah.

Saat ada peluang bisniss terbuka, otomatis banyak developer baru datang dan menawarkan jasanya. Terutama pada kawasan properti baru, pengembangan tidak hanya dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, sangat disarankan memilih developer berpengalaman dan profesional.

2. Lokasi Strategis

Sama seperti bisnis lainnya, properti juga terpengaruh dengan tata letaknya. Jadi, pilih properti yang berdekatan dengan fasilitas umum, jalan raya, dan pemukiman penduduk.Tipsnya saat membangun hunian ditargetkan kepada end user. Pasalnya, end user bersifat tinggal dalam hunian bersama keluarga dan teman-temannya. Sangat mungkin para end user mengajak orang terdekat membeli rumah yang dekat dengan hunian mereka.

Hal ini sering terjadi dalam prakteknya, tentu saja menguntungkan karena pembeli secara tidak sengaja bertindak sebagai promotor. Dapat dikatakan sebagai promosi dari mulut ke mulut, lebih efektif dari penawaran yang diberikan sales. Ingat pula, rata-rata masyarakat memilih hunian dekat dengan perkantoran, kantor pemerintahan, dan pusat perbelanjaan.

3. Fasilitas Memadai

Fasilitas menjadi faktor pendorong properti ludes terjual. Bukan hanya berlaku untuk properti rumah, apartement pun demikian. Terutama properti yang ditawarkan oleh agen developer, biasanya menerima pertanyaan ‘fasilitas apa saja yang ada?’ dari calon pembeli. Tentu saja setiap orang berharap huniannya mudah menjangkau berbagai hal.

Saat membeli apartemen, orang cenderung bertanya fasilitas-fasilitas yang dinikmati dalam gedung. Pertimbangkan apakah properti tersebut dekat dengan akses transportasi, pusat kebugaran, perkantoran, fasilitas pendidikan, dan perbelanjaan. Anda pun dapat menginvestasikannya sebagai bangunan penunjang berupa ruko dan kantor.

Trik Investasi Properti Tanpa Modal

Mungkin bagi orang awam menilai investasi perlu modal besar, anggapan tersebut tidak benar. Beberapa cara investasi properti tanpa modal dapat Anda terapkan. Mimpi untuk memperoleh pundi-pundi uang dapat terwujud asalkan berusaha dan tetap optimis.

1. Mulai Hal Sederhana

Semua hal besar dimulai dari sesuatu sederhana, untuk itu jangan ragu mengerjakan hal-hal kecil. Termasuk investasi properti tanpa modal dengan cara bertindak sebagai sales atau broker. Dalam hal ini Anda dapat bekerja secara independen tanpa diburu-buru oleh target. Kunci utamanya dengan mencari jaringan, buat list nama orang terdekat mulai dari saudara, sahabat, teman, hingga kenalan.

Setelah daftar dibuat, sortir siapa saja yang berpotensi menjadi pelanggan. Contohnya, keluarga atau orang terdekat elum memiliki hunian dan ekonominya masih menengah ke bawah. Dapat berpotensi sebagai calon pembeli, dari sini Anda memulai pembicaraan ringan dengan mereka. Kenali dulu keinginan mereka, pendapatan, dan perkenalkan properti yang Anda jual.

Sebaiknya membuat janji bertemu, deal penawaran bisa disepakati setelah diskusi maupun minum bersama. Tantangan investasi tanpa modal ini adalah komunikasi verbal Anda. Oleh karena itu, asah kemampuan persuasif supaya memperoleh pembeli.

2. Mencari Properti

Kemampuan persuasif telah terasah dan calon pembeli didapat. Perhatikan apakah Anda sudah menemukan properti yang hendak ditawarkan. Apabila jawabannya tidak, segeralah mencari properti dekat dengan hunian maupun kantor calon pembeli. Anda juga perlu menganalisi kriteria properti yang pembeli inginkan dan kebutuhan mereka sebenarnya.

Dalam hal ini gunakan kemampuan analisis properti, caranya mendatangi langsung lokasi dan mencari informasi dari internet. Trik lainnya mencari hunian atau properti yang hendak dijual tanpa perantara. Anda tidak bertindak sebagai perantara, hanya saja membantu menjual bisa memperoleh persentase tersendiri dari pemilik properti.

3. Memaksimalkan Metode Online

Kini dunia telah canggih, penjualan dan penawaran produk tidak hanya dilakukan secara konvensional. Anda bisa memanfaatkan sosial media dan jaringan internet untuk memperoleh pembeli. Pemasaran properti melalui internet juga membuka potensi pembeli lebih luas lagi. Artinya, target pasar tidak terbatas pada wilayah tertentu tetapi dapat ditargetkan satu Indonesia.

Penggunaan metode online ini juga minim biaya. Anda tidak perlu menghabiskan uang untuk membayar iklan di koran maupun papan iklan. Cukup promosi ke akun sosial media dan grup-grup. Ingat setiap kali menawarkan barang melakukan follow up supaya penawaran berakhir menjadi closing.